Diskominfo Bontang Dorong Media dan Pelaku Usaha Informasi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Dinas Kominfo Bontang, Andi Hasanuddin (dok:ist)
Kepala Dinas Kominfo Bontang, Andi Hasanuddin (dok:ist)
banner 468x60

Bontang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang mengajak seluruh pelaku usaha di sektor komunikasi dan informasi untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS). Ajakan tersebut ditujukan kepada perusahaan media, jurnalis, wartawan, hingga pelaku usaha digital agar mendukung proses pendataan dengan memberikan informasi yang akurat.

Kepala Diskominfo Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, mengatakan keberhasilan Sensus Ekonomi sangat ditentukan oleh keterbukaan para responden dalam menyampaikan data usaha. Menurutnya, informasi yang valid akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Diskominfo Kota Bontang mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Kami mengajak seluruh pelaku usaha di bidang komunikasi dan informasi, termasuk perusahaan media, jurnalis, dan wartawan, untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan keterangan yang jujur dan lengkap,” ujar Andi Hasanuddin, Senin (29/6/2026).

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan aktivitas usaha nonpertanian di Indonesia. Hasil pendataan tersebut akan menjadi acuan pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan sekaligus merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih efektif.

Menurut Andi, sektor komunikasi dan informasi memiliki kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, keterlibatan para pelaku usaha di bidang tersebut dinilai penting agar data yang dihasilkan mampu menggambarkan kondisi industri secara lebih komprehensif.

Ia juga mengingatkan bahwa kualitas data yang dikumpulkan BPS akan sangat dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat. Karena itu, setiap responden diharapkan memberikan informasi sesuai kondisi usaha yang sebenarnya sehingga hasil sensus memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

“Kami berharap seluruh responden dapat memberikan data yang benar, lengkap, dan sesuai fakta. Dengan begitu, hasil Sensus Ekonomi benar-benar dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang berpihak pada pengembangan dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat membuka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menegaskan bahwa pendataan tersebut memiliki peran strategis dalam memetakan aktivitas usaha nonpertanian di daerah. Data yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah, memperkuat iklim investasi, serta meningkatkan daya saing Kota Bontang di masa mendatang.

Pemerintah Kota Bontang pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya bersama menghadirkan data statistik yang berkualitas demi pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran. (Adv)

Deskripsi Gambar

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *