Bontang – Safari Ramadan di malam ke-11 yang digelar oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Bontang berlangsung penuh khidmat di Masjid Nurul Huda, Tanjung Limau, Kota Bontang, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi kepada masyarakat sekitar, khususnya kaum duafa dan anak yatim di lingkungan masjid.
Sebanyak 50 paket sembako lengkap dengan beras disalurkan kepada warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada jamaah yang membutuhkan.
Ketua KKSS Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, hadir bersama Sekretaris Umum, Ketua Harian, serta jajaran pengurus lainnya.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengurus dan jamaah Masjid Nurul Huda.
Selain pembagian sembako, KKSS Bontang juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk pembelian tanah wakaf. Lahan tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di lingkungan masjid.
Andi Faizal Sofyan Hasdam menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian sosial dan keagamaan organisasi.
“Safari Ramadan ini bukan hanya kegiatan rutin tahunan, tetapi bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat. Bantuan sembako ini kami khususkan bagi warga Masjid Nurul Huda yang membutuhkan, termasuk kaum duafa dan anak yatim,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ramadan menjadi momen penting untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarwarga.
“KKSS ingin menjadi bagian dari solusi sosial di Bontang. Kami tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga berupaya membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” katanya.
Penyaluran 50 paket sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima selama bulan suci. Sementara bantuan Rp50 juta untuk pembelian tanah wakaf TPA diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam penguatan pendidikan Islam, khususnya bagi generasi muda di kawasan Tanjung Limau.
“Kami berharap bantuan ini membawa berkah dan semakin mempererat hubungan antara KKSS dan masyarakat,” tutup Andi Faizal Sofyan Hasdam.











