Bontang – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat transformasi digital melalui optimalisasi website resmi milik organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintah kelurahan. Langkah tersebut diwujudkan dengan penyerahan pengelolaan website kepada lima perangkat daerah dan kelurahan agar informasi publik dapat disampaikan secara lebih cepat, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.
Serah terima pengelolaan website berlangsung di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Bontang Lestari, Senin (15/6/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola informasi pemerintahan berbasis digital.
Kepala Diskominfo Kota Bontang, Andi Hasanuddin Akmal, menegaskan bahwa setiap website pemerintah harus dikelola secara aktif dan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan website bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi harus menjadi sumber informasi resmi yang dapat diandalkan masyarakat.
“Website pemerintah harus terus diperbarui agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai program, layanan, maupun berbagai kegiatan pemerintah. Jangan sampai website hanya ada, tetapi tidak memberikan manfaat karena minim pembaruan informasi,” ujarnya.
Lima website yang pengelolaannya diserahkan meliputi website Kelurahan Bontang Lestari, Kelurahan Bontang Kuala, Diskominfo Kota Bontang, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP), serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar).
Andi menjelaskan, setelah proses serah terima, masing-masing perangkat daerah dan kelurahan bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan konten di website mereka. Sementara itu, Diskominfo akan tetap memberikan pendampingan, pembinaan, serta memastikan pengelolaan website berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurutnya, website resmi memiliki peran strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintahan. Karena itu, ia mendorong setiap OPD memanfaatkan website tidak hanya sebagai media publikasi kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai pusat informasi layanan, pengumuman, regulasi, hingga berbagai program yang dibutuhkan masyarakat.
“Kualitas pelayanan informasi sangat ditentukan oleh konsistensi dalam menyajikan konten yang relevan, akurat, dan mudah diakses. Ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern dan transparan,” katanya.
Sementara itu, Lurah Bontang Lestari, Muhammad Akbar Aditya, melalui perwakilannya menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengelola website secara optimal. Ia memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akan selalu mengedepankan prinsip akurasi, kecepatan, dan transparansi sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik berbasis digital.
Dengan pengelolaan website yang lebih optimal, Pemerintah Kota Bontang berharap akses masyarakat terhadap informasi pemerintahan semakin mudah, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan publik. (Adv)








