Gowa – PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menghadirkan program sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui Ajang Kolaborasi Seluruh Insan (AKSI) 2026 di Bulutana, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 12–16 Oktober 2026.
Kegiatan yang melibatkan 100 karyawan dari 10 anak perusahaan Pupuk Indonesia ini berhasil menjangkau 2.340 warga, termasuk 42 petani dan 270 siswa sekolah dasar. Program tersebut mencakup empat pilar, yakni sosial, lingkungan, pendidikan, dan pertanian.
Direktur SDM dan Umum Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan, mengatakan AKSI merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan melalui semangat kolaborasi, kepedulian, dan gotong royong untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program AKSI Pupuk Indonesia Grup bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Tina.
Pada sektor pertanian, kegiatan meliputi perbaikan saluran irigasi, penanaman 100 bibit pohon buah, rehabilitasi taman sekolah, serta pembangunan gudang penyimpanan hasil panen. Di bidang sosial, tercatat 112 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, 15 anak mendapatkan layanan khitan gratis, dan 95 orang mengikuti donor darah.
Sementara itu, program lingkungan mencakup edukasi pengolahan sampah dan pemasangan papan informasi keselamatan di kawasan wisata air terjun. Di bidang pendidikan, Pupuk Indonesia Grup mendukung penyediaan perpustakaan dan pojok baca serta memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, mitigasi bencana, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sederhana.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, menyampaikan bahwa pelaksanaan AKSI 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan mendorong masyarakat mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.
“ Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghadirkan manfaat sementara, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat setempat untuk terus berkembang,” ujar Rafli.
Program ini sejalan dengan Pengembangan Kawasan Terpadu Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri (PKT BERSERI) yang dikembangkan Pupuk Kaltim sejak 2023. Program tersebut kini melibatkan 132 anggota dari enam kelompok tani dengan cakupan lahan 82,5 hektare, melalui pengembangan pertanian, pengelolaan kompos, dan pariwisata.
Kepala SD Inpres Pallangga, Marianti, turut mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru bagi siswa serta dukungan buku untuk perpustakaan sekolah.
Melalui AKSI 2026, Pupuk Indonesia Grup berharap kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga manfaat program tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi turut mendukung kemandirian ekonomi dan pembangunan masyarakat Bulutana secara berkelanjutan.








