Bontang – Suasana Ballroom Grand Equator Hotel Bontang dipenuhi semangat kompetisi dan kebersamaan saat Turnamen Domino Championship 2026 tingkat Kalimantan Timur resmi dibuka pada Sabtu (9/5/2026). Ajang bergengsi yang mempertemukan ratusan pecinta domino dari berbagai daerah ini sukses menyedot perhatian masyarakat dan komunitas olahraga rekreasi di Kaltim.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 480 pasangan peserta ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama dua hari, mulai 9 hingga 10 Mei 2026 tersebut. Para peserta datang dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam permainan domino atau yang lebih dikenal masyarakat dengan istilah “Gapleh”.
Turnamen ini diinisiasi oleh Mawar Community Bontang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Bontang, komunitas olahraga, hingga Wakil Ketua I DPRD Kota Bontang, Sitti Yara.
Ketua Panitia, Farid Wahyudi, mengungkapkan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti olahraga domino memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakat. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan antarkomunitas pecinta domino di Kalimantan Timur.
“Total peserta yang terdaftar mencapai 480 pasangan. Antusiasme ini luar biasa dan menunjukkan bahwa domino masih sangat diminati. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar serta menjadi ajang silaturahmi dan sportivitas antar peserta,” sebut Farid.
Atmosfer kompetisi semakin terasa karena panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp80 juta yang diperebutkan para peserta. Nominal tersebut menjadikan Domino Championship 2026 sebagai salah satu turnamen domino terbesar yang pernah digelar di Kota Bontang.
Panitia menyiapkan hadiah Rp25 juta untuk juara pertama, Rp20 juta bagi juara kedua, Rp10 juta untuk juara ketiga, serta Rp7 juta bagi juara keempat. Sementara itu, juara kelima hingga kedelapan juga memperoleh hadiah jutaan rupiah, ditambah piala, medali, dan sertifikat penghargaan.
“Selain uang pembinaan, para juara juga akan mendapatkan piala, medali, dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka,” jelas Farid.
Secara terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kota Bontang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sitti Yara, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai sosial yang tinggi karena mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dalam suasana penuh kebersamaan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan sportivitas antar komunitas,” ungkap Sitti Yara.
Ia menilai, domino sebagai permainan yang telah lama dikenal masyarakat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi olahraga rekreasi yang sehat dan kompetitif. Selain itu, kegiatan seperti ini juga dinilai mampu menjadi hiburan positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial.
“Ini menjadi bukti bahwa komunitas di Bontang mampu menghadirkan kegiatan yang positif dan meriah. Harapannya ke depan bisa lebih besar lagi dan menjadi agenda rutin tingkat provinsi,” pungkasnya. (Adv/DPRD Bontang)








