Bontang – Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Bontang Kuala, Kota Bontang, selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Mengusung semangat pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini menghadirkan beragam program edukatif, sosial, dan budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di antaranya English Fun Learning, Sosialisasi Bahaya Narkoba, Seminar Literasi Keuangan, Sosialisasi QRIS, Lomba Ranking 1, program Literasi Al-Qur’an melalui Mengaji HMPS TBI, hingga pagelaran seni yang berkolaborasi dengan Bekerobok Art dan Karang Taruna Bontang Kuala.
Program tersebut menjadi implementasi nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi warga, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan meningkatkan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Salah satu agenda yang mendapat antusiasme tinggi adalah Lomba Ranking 1. Sebanyak 40 peserta ikut berkompetisi, terdiri atas warga Bontang Kuala, anggota Karang Taruna, hingga wisatawan yang sedang berkunjung ke kawasan wisata pesisir tersebut.
Suasana kompetisi berlangsung meriah ketika peserta saling menguji wawasan melalui berbagai pertanyaan yang telah disiapkan panitia. Di akhir perlombaan, panitia juga membagikan door prize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Ketua Umum HMPS TBI UINSI Samarinda, Nurul Adzqia Harahap, mengatakan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja organisasi, melainkan menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial masyarakat sekaligus memberikan kontribusi yang nyata.
“Pengabdian masyarakat bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi menjadi proses pembelajaran untuk memahami kehidupan bermasyarakat dan menghadirkan kontribusi yang berdampak. Kami ingin ilmu yang kami miliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa suksesnya kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kelurahan Bontang Kuala, Kepala Adat, Ketua RT, Karang Taruna Bontang Kuala, para narasumber, mitra, hingga masyarakat yang terlibat aktif sejak tahap persiapan sampai pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum HMPS TBI UINSI Samarinda, Rahimah, berharap program yang telah dilaksanakan mampu menumbuhkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pembelajaran bahasa Inggris.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menambah wawasan masyarakat dan menumbuhkan semangat untuk belajar bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman,” katanya.
Menutup rangkaian kegiatan, Nurul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program pengabdian masyarakat tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari pengabdian ini. Semoga setiap kebaikan yang ditanam hari ini menjadi manfaat yang terus bertumbuh di masa mendatang serta mempererat kolaborasi antara kampus dan masyarakat,” tutupnya.








