Idulfitri 1447 Hijriah, Wawali Bontang Adan Open House

banner 468x60

Bontang – Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah segera tiba. Setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Muslim akan meraih kemenangan.

Pada momen Lebaran, masyarakat biasanya saling bersilaturahmi dengan keluarga, teman, dan tetangga. Tradisi menerima tamu di rumah ini kini dikenal dengan istilah open house.

Momentum kebahagiaan tersebut juga dimanfaatkan sejumlah pejabat di Kota Bontang, termasuk Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama keluarganya.

Sebagai wakil kepala daerah, Agus Haris akan menggelar open house di Rumah Jabatan yang berlokasi di Jalan Awang Long, Bontang Utara.

“Insya Allah nanti open house,” ujar Agus Haris melalui sambungan telepon WhatsApp, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak berlangsung lama, yakni dimulai setelah salat Idulfitri hingga pukul 13.00 Wita. Hal ini karena dirinya memiliki agenda perjalanan ke Samarinda pada hari yang sama.

Meski singkat, ia tetap mengajak masyarakat untuk datang dan merayakan Hari Kemenangan bersama.

“Cuma sampai siang saja, karena pukul 13.00 Wita saya harus ke Samarinda,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, momen lebaran tak hanya open house. Masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Taman juga memiliki tradisi pulang kampung atau lebih kenal mulih dilik (Mudik). Warga yang bekerja di perantauan akan kembali ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

Orang nomor dua di Kota Bontang juga mengingatkan masyarakat yang hendak mudik agar berhati-hati serta menjaga keselamatan. Bagi yang memakai kendaraan agar memeriksa terlebih dahulu sebelum bepergian.

Sementara yang menggunakan transportasi umum, baik bis, kapal laut atau pesawat agar menjaga barang bawaan. Ia bilang, yang paling penting adalah keselamatan pemudik.

“Kalau yang naik motor, betul-betul harus dicek. Kondisi motor jangan sampai remnya rusak. Jaga keselamatan di jalan. Begitu pun juga yang naik roda empat,” ujar Agus Haris belum lama ini.

Ia juga mengingatkan pengendara agar tetap menjaga kewaspadaan. Jika dalam kondisi lelah atau mengantuk, pemudik diminta menepi untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

“Tetap waspada di jalan, karena faktor keselamatan yang paling utama saat melakukan perjalanan mudik,” pungkasnya. (*Adv)

Deskripsi Gambar

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *