Lebaran 2026: Lepas Rombongan Mudik Gratis PKT, Ini Pesan Wali Kota Bontang

banner 468x60

Bontang – Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memberikan apresiasi kepada PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) atas program Mudik Nyaman Bersama Pupuk Indonesia. Program bertajuk “Mudik Aman, Berbagi Harapan” ini dilaksanakan secara serentak di seluruh anak perusahaan di Indonesia, termasuk di Kota Bontang.

Secara nasional, perusahaan memberangkatkan sebanyak 1.559 pemudik yang terdiri dari karyawan beserta keluarga, serta masyarakat umum. Sementara itu, di Kota Bontang terdapat sekitar 372 pemudik yang mendapatkan kesempatan mengikuti program tersebut.

Dalam rangka libur Lebaran Hari Raya Idulfitri, para peserta diberangkatkan menggunakan 10 armada bus dengan rute pendek dan rute panjang. Untuk rute pendek, para pemudik dengan tujuan Kota Samarinda dan Balikpapan, sedangkan rute panjang dengan tujuan Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pemberangkatan dipusatkan di halaman parkir Gelanggang Olahraga (GOR) PC VI PKT pada Rabu (18/3/2026) pagi. Pelepasan dilakukan secara seremonial melalui flag off oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, didampingi Direktur Manajemen Risiko PKT Teguh Ismartono, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, serta Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah.

Selain melepas keberangkatan, Neni Moerniaeni bersama Teguh Ismartono juga memasang stiker nomor pada bus yang digunakan para pemudik. Para peserta tampak antusias mengikuti program mudik gratis tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan secara luring, tetapi juga terhubung secara daring dengan Kantor Pusat PT Pupuk Indonesia (Persero). Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyapa para peserta dari Jakarta saat seremoni pelepasan.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Taman menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pihak perusahaan. Neni menyebut program ini merupakan kepedulian perusahaan terhadapnya masyarakat.

“Terima kasih Pupuk Indonesia, terima kasih Pupuk Kaltim,” ucap Neni saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut, Neni menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata dalam sinergitas perusahaan dan pemerintah, khususnya di Kota Taman. Dengan adanya program dari Pupuk Indonesia dan PKT dapat membantu meringankan beban biaya masyarakat yang ingin pulang kampung untuk masyarakat lebaran bersama keluarga.

“Ini adalah wujud nyata sinergi dan kepedulian perusahaan kepada masyarakat,” sambungnya.

Tak lupa, Ia juga berpesan kepada seluruh peserta mudik pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan. Bagi yang memiliki riwayat mabuk perjalanan, ia mengimbau pemudikmengonsumsi obat anti mabuk agar perjalanan tetap nyaman.

“Yang paling penting, jaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan,” tuturnya.

Neni berharap melalui program mudik gratis ini, setiap warga dapat berkumpul bersama kedua orang tua besar kerabat terdekat di kampung halaman. “Bagi yang orang tuanya masih ada, utamakan untuk bertemu. Dan bagi yang telah tiada, jangan lupa mendoakan,” tutup Neni Moerniaeni.

Sementara itu, perwakilan manajemen PKT, Teguh Ismartono mengatakan program mudik gratis mengedepankan kesehatan dan keselamatan peserta mudik. Sebagai antisipasi, manajemen perusahaan mengadakan proses skrining kesehatan secara ketat, termasuk memastikan seluruh seluruh sopir dan awak bus bebas dari penggunaan narkotika dan zat adiktif.

“Keselamatan dan kenyamanan peserta menjadi prioritas utama. Seluruh pengemudi dan kru telah menjalani pemeriksaan kesehatan, sehingga diharapkan perjalanan berlangsung aman dan lancar,” ujar Teguh.

Ia menuturkan, PKT tidak hanya berorientasi pada keuntungan produksi, tetapi juga berkomitmen mendukung program ketahanan pangan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program mudik gratis ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

Para peserta mudik juga mendapatkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari makan dan minum selama perjalanan hingga perlengkapan berupa topi dan kaos bertema Mudik Nyaman Bersama Pupuk Indonesia.

“Program ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan, menekan risiko kecelakaan lalu lintas, serta mengurangi emisi karbon selama periode arus mudik,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Bontang Taupan Kurnia serta Kepala Badan Kesbangpol Bontang Deddy Haryanto, turut hadir mendampingi Wali Kota Bontang dalam kegiatan tersebut. (*Adv)

Deskripsi Gambar

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *