Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memastikan tidak menerapkan sistem Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama periode libur Lebaran 2026. Kebijakan ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.
Menurutnya, para pegawai di lingkungan Pemkot Bontang tetap menjalankan tugas seperti biasa agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Saya sampaikan kita kerja saja belum tentu maksimal. Apalagi kerja di rumah, jadi tetap bekerja,” ujar Agus Haris saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu.
Kebijakan tersebut berkaitan dengan surat edaran yang diterbitkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi aparatur sipil negara di instansi pemerintah selama masa libur dan cuti bersama Hari Raya Nyepi serta Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kebijakan tersebut, ASN diberi opsi menjalankan tugas dengan skema WFA, yakni bekerja dari lokasi selain kantor, seperti dari rumah, selama periode tertentu. Kebijakan ini biasanya diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
Namun demikian, Agus Haris menegaskan bahwa aturan tersebut tidak diberlakukan di Kota Bontang. Menurutnya, masyarakat tetap berhak mendapatkan pelayanan publik secara maksimal dari pemerintah daerah.
“Karena pelayanan yang baik harus tetap dinikmati oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pegawai yang ingin pulang kampung bersama keluarga tetap diperbolehkan, namun harus mengajukan cuti sesuai prosedur yang berlaku.
“Mereka harus cuti,” tutupnya.
Sebagai informasi, dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa kebijakan WFA bagi ASN pada Lebaran 2026 berlaku dua hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Nyepi, yakni pada 16 hingga 17 Maret 2026. Selain itu, kebijakan serupa juga diberlakukan tiga hari setelah libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah, yakni pada 25 hingga 27 Maret 2026. (*Adv)









