Hadiri HUT ke-45 Gereja Toraja Kanaan, Wali Kota Bontang Minta Jaga Harmoni dan Kebersamaan

banner 468x60

Bontang – Wali Kota Bontang menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 sekaligus syukur tahunan Gereja Toraja Jemaat Kanaan, Sabtu (25/4/2026) pagi. Momen peringatan ini berlangsung meriah dan sarat sukacita di halaman gereja yang berlokasi di Bontang Barat.

Orang nomor satu di Kota Taman itu didampingi Staf Ahli Pemerintahan dan Hukum Anwar Sadat. Selain itu, acara ini juga turut dihadiri Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam.

Mengusung tema “Harmoni dalam Kesatuan”, kegiatan ini menjadi ruang untuk merajut kebersamaan di tengah keberagaman jemaat. Selain sebagai ungkapan syukur, peringatan ini juga menjadi refleksi bersama untuk saling menguatkan dan menjaga kehidupan yang rukun.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-45 Gereja Toraja Jemaat Kanaan. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi nilai kasih, toleransi, dan kebersamaan.

“Peran pendeta dan penggiat agama sangat besar dalam membina umat yang rukun dan harmonis. Ini menjadi kekuatan penting, tidak hanya dalam membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga spiritual dan emosional,” ucap Neni Moernaeni.

Lebih lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Neni tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam mendukung kesejahteraan tokoh agama melalui pemberian insentif. Selain itu, ia mengajak gereja untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

Wali Kota turut mengapresiasi kondisi lingkungan Jemaat Kanaan yang dinilai semakin kondusif dan aman. Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud nyata rasa syukur.

Melalui momentum ini, semangat harmoni diharapkan terus terjaga dan menjadi fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan sejahtera di Kota Taman.

“Mari menjaga persatuan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud nyata rasa syukur yang selaras dengan semangat kesatuan,” pungkasnya.

Semarak acara semakin terasa dengan partisipasi 14 sektor dan empat Organisasi Intra Gereja (OIG). Para peserta tampil kreatif dengan membawa spanduk serta mengenakan beragam kostum menarik. Iringan tetabuhan Ma’lambuk, musik tradisional khas Tana Toraja, Sulawesi Selatan, menambah nuansa sakral sekaligus meriah sebagai simbol rasa syukur.

Penampilan yang atraktif dan penuh semangat menjadikan suasana perayaan semakin hidup. Kreativitas peserta juga mencerminkan kekompakan dan kebersamaan jemaat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Dari hasil penilaian, sektor Galilea dan Miri berhasil meraih predikat terbaik. Pengumuman disampaikan oleh Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam yang hadir dalam acara tersebut. (*Adv).

Deskripsi Gambar

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *