Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat melalui berbagai program strategis yang menyentuh sektor ekonomi untuk pengendalian inflasi daerah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh kelurahan.
Program nasional ini diimplementasikan secara aktif melalui koordinasi dan fasilitasi lintas sektor guna memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Tak hanya itu, Pemkot Bontang juga mendukung penyediaan lahan untuk pembangunan gedung KMP sebagai upaya memastikan keberlanjutan program tersebut.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan bahwa kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
“Sebagai upaya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Dalam mendukung program tersebut, pemerintah menyediakan lahan untuk pembangunan fisik gedung KMP (Koperasi Merah Putih, red),” jelas Neni tidak lama ini.
Sementara itu, Neni menambahkan, untuk menjaga stabilitas ekonomi, pemerintah juga berperan aktif dalam pengendalian inflasi daerah. Upaya ini dilakukan melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pemantauan harga komoditas strategis.
“Serta berbagai langkah intervensi untuk menjaga daya beli masyarakat,” sambungannya.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah terus memperluas akses dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Upaya ini diwujudkan melalui pembangunan dan revitalisasi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta pendidikan dasar.
Selain itu, percepatan digitalisasi pembelajaran juga menjadi fokus utama. Sepanjang program berjalan, Pemkot Bontang telah menyalurkan 127 unit papan tulis pintar untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 83 unit untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tidak hanya itu, sebanyak 1.651 unit tablet juga diberikan kepada siswa kelas III SMP di seluruh Kota Bontang.
Pemkot Bontang menilai, sinergi antara sektor ekonomi, pendidikan, dan stabilitas harga menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi serta meningkatkan kualitas SDM yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui berbagai program tersebut, pemerintah daerah optimistis dapat terus mempercepat pencapaian target pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Taman.
“Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah,” tutupnya. (*Adv).









