Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah. Melalui organisasi kepemudaan, para pemuda diharapkan mampu menghadirkan gagasan inovatif demi kemajuan Kota Bontang.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan penguatan peran pemuda menjadi bagian penting dalam arah pembangunan nasional, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Ia menyampaikan, hingga April 2026, pemerintah daerah telah menjalankan berbagai langkah konkret untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda.
Salah satunya dengan membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi organisasi kepemudaan untuk berkembang, berkolaborasi, serta menciptakan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah terus mendorong lahirnya ruang-ruang kreatif seperti Bontang Technopark, Taman Teknologi, dan Rumah Inovasi Daerah. Kami ingin tempat ini menjadi laboratorium kreativitas bagi pemuda untuk melahirkan solusi, baik digital maupun sosial,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pemerintah, kata dia, juga menghadirkan program Kebut Bontang sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk para penggerak di tingkat akar rumput. Program ini mencakup perlindungan sosial seperti jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan hingga peningkatan insentif bagi pegiat keagamaan dan pengurus lingkungan.
“Langkah ini menjadi fondasi penting agar masyarakat, termasuk pemuda, memiliki ketahanan sosial yang kuat untuk terus berkarya,” sambung orang nomor dua di Kota Taman itu.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak para ketua organisasi kepemudaan untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas pengalaman, serta menjaga optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berinovasi. Justru, organisasi yang kuat adalah yang mampu beradaptasi dan menghadirkan solusi di tengah dinamika masyarakat.
“Jangan pernah membatasi kreativitas hanya karena keterbatasan. Organisasi harus mampu berimprovisasi dan menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.
Sebagai orang yeng pernah menggeluti dunia organisasi, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, kekompakan, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Ia berharap para pemuda dapat terus menebarkan nilai-nilai positif bagi lingkungan, bangsa, dan negara.
Dengan semangat kolaborasi yang kuat, Pemkot Bontang optimistis generasi muda mampu menciptakan perubahan besar yang berkelanjutan. Pemerintah pun membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi kepemudaan untuk berperan aktif dalam membangun daerah.
“Kami percaya pada potensi anak muda. Mari bersama-sama kita bangun Kota Bontang menjadi lebih maju dan berdaya saing,” tutupnya. (*Adv).









