Pemkot Bontang Hadirkan Pendidikan Inklusif, Tablet dan Seragam Gratis Untuk Siswa

banner 468x60

Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan inklusif. Salah satunya yaitu dengan memberikan perlengkapan sekolah secara gratis bagi peserta didik.

Seragam gratis difokuskan pada jenjang pendidikan yang menjadi tanggung jawab pemerintah tingkat kabupaten atau kota. Mulai dari tataran Pendidikan Anak Sekolah Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Mengenah Pertama (SMP).

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengungkapkan, seragam gratis telah didistribusikan dengan total mencapai 32.279 siswa se Kota Bontang. Pemberian keperluan sekolah kepada pelajar mencakup seluruh kebutuhan dasar yang mencakup seragam (baju dan celana atau rok), sepatu, tas sekolah, serta buku tulis.

“Dan telah didistribusikan kepada total 32.279 peserta didik,” ungkap Neni tidak lama ini.

Selain itu, pemerintah, lanjut Neni, peningkatan kualitas pendidikan tak hanya terpenehuninya kebutuhan pelajar, melainkan harus ditunjang dengan sarana dan prasarana (sarpras) pembelajaran yang memadai di era transformasi digital. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyediakan fasilitas tablet bagi siswa kelas IX SMP Negeri sebanyak 1.651 unit.

“Termasuk pemberian laptop bagi guru sebanyak 389 unit yang diperuntukkan bagi guru SD dan SMP se Kota Bontang,” sebut Neni.

Tak sampai di situ, orang nomor satu di Kota Taman ini juga memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru swasta dengan menaikkan insentif. Neni mengatakan, pemerintah meningkatkan tambahan penghasilan dari Rp1,1 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

“Peningkatan insentif bagi guru swasta dari sebesar Rp1.100.000 menjadi Rp2 juta per bulan,” papar Wali Kota Bontang dua periode itu.

Menurut, Neni, pendidikan merupakan investasi terbaik generasi muda di masa mendatang. Dengan kualitas pendidikan yang merata, anak-anak dapat menjadi tulang punggung daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta menjadi berkal dalam mencari pekerjaan dan siap bersaing di dunia kerja.

“Semoga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kesempatan ini dapat digunakan dengan sunggung-sungguh,” pungkasnya.

Diketahui, Pemerintah juga memberikan kesempatan untuk melanjutkan pedidikan hingga perguurun tinggi, melalui program “UKT (Uang Kuliah Tunggal) Gratis”. Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar yang ditujukan bagi mahasiswa agar tidak terkendali biaya selama menjalani kuliah. (*Adv)

Deskripsi Gambar

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *